Rapat PanNas, Indonesia Siap Menjadi Tuan Rumah AM IMF-WBG 2018

smi-imf_0.jpg

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan menyatakan Indonesia telah siap menggelar forum internasional Annual Meetings International Monetary Fund-World Bank Group (AM IMF-WBG) 2018 di Bali, Oktober mendatang. Hal tersebut disampaikannya dalam konferensi pers usai memimpin rapat koordinasi Panitia Nasional (PanNas) AM IMF-WBG di Aula Mezzanine, kompleks Kementerian Keuangan, Selasa, 13 Maret 2018.

Selaku Ketua PanNas, Luhut menjelaskan, segala sesuatunya terkait forum tersebut telah dinyatakan siap. Hal-hal terkait hotel, evakuasi, dan keamanan, telah dibahas secara detail. Demikian juga jika Gunung Agung kembali aktif maupun jika terjadi bencana tsunami, alternatif pendaratan dan evakuasi telah disiapkan.

“Semua sudah on the right track, atau jelasnya sudah tidak ada pending issue lagi. Semua sudah kita siapkan,” kata Luhut.

Terkait destinasi wisata, Luhut menyampaikan, sudah disiapkan 60-80 tujuan wisata untuk keperluan acara tersebut.

Semua kesiapan ini akan disampaikan oleh PanNas dalam Spring Meeting IMF-WBG di Washington pada 20 April mendatang.

“Saya kira tim bekerja dengan sangat baik. Kekompakan juga sangat baik,” imbuhnya.

Terkait isu penggunaan dana, Luhut menjelaskan, PanNas sudah membuat studi tentang dampak dari pengeluaran anggaran acara yang mencapai Rp 800 miliar ini. Menurutnya, lebih dari setengah anggaran tersebut akan kembali menjadi pemasukan negara.

Untuk pembayaran hotel, misalnya, para peserta akan membeli sendiri. Sementara untuk komputer yang menjadi kebutuhan acara yang mencapai 400 unit, usai acara tersebut akan dibagikan ke sekolah-sekolah di Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Badung, dan Kabupaten Lombok.

“Jadi basically barang itu kembali kepada rakyat. Overall semua kita lakukan sehemat mungkin, seefisien mungkin, tanpa mengorbankan kenyamanan dari para peserta,” tutur Luhut.

Bersama Luhut, hadir juga dan konferensi pers tersebut Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur BI Agus Martowardojo, Menteri Kominfo Rudiantara, dan Kasum TNI.

Secara umum Rakor PanNas AM IMF-WBG 2018 membahas topik-topik penyelenggaraan utama, seperti persiapan lokasi dan akomodasi dan sarana transportasi. Selain itu dibahas juga aspek keamanan lokasi acara berikut prosedur pengamanan acara, aspek kenyamanan, dan aspek strategi komunikasi.

Semua aspek tersebut akan dikemas dalam sebuah manual books yang akan diterbitkan oleh sebuah Meeting Tim Secretariat (MTS).